Mengapa Rasa Ngantuk Saat Puasa Di Kantor Sering Muncul?

Mengapa Rasa Ngantuk Saat Puasa Di Kantor Sering Muncul?

Mengapa Rasa Ngantuk Saat Puasa Di Kantor Sering Muncul Dan Sebenarnya Hal Wajar Karena Ritme Tidur Lebih Kurang. Rasa Ngantuk saat puasa di kantor adalah hal yang sangat wajar. Perubahan pola makan dan tidur selama Ramadan membuat tubuh perlu beradaptasi. Waktu sahur yang lebih awal serta jam tidur yang berkurang. Maka yang sering menjadi penyebab utama menurunnya konsentrasi di siang hari. Selain itu, asupan kafein yang biasanya di konsumsi di pagi hari otomatis berkurang saat puasa. Bagi sebagian orang, ini berdampak langsung pada energi dan fokus kerja. Tidak heran jika rasa kantuk lebih mudah datang. Terutama setelah jam makan siang yang biasanya menjadi waktu rawan mengantuk. Namun demikian, kondisi ini bukan berarti produktivitas harus menurun. Ada berbagai cara praktis mengusir Rasa Ngantuk di kantor ketika puasa yang bisa dilakukan tanpa membatalkan ibadah. Kuncinya adalah mengatur ritme tubuh dan memanfaatkan waktu secara cerdas agar energi tetap terjaga hingga waktu berbuka tiba.

Atur Pola Sahur Dan Tidur Dengan Lebih Strategis

Langkah pertama yang sangat penting adalah Atur Pola Sahur Dan Tidur Dengan Lebih Strategis. Banyak orang hanya fokus pada kuantitas makanan saat sahur. padahal komposisi nutrisi jauh lebih menentukan stamina sepanjang hari. Transisi menuju sahur yang lebih sehat bisa di mulai dengan memilih makanan tinggi serat dan protein, seperti oatmeal, telur, roti gandum, atau buah-buahan. Hindari makanan terlalu manis karena dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat turun dan memicu rasa lemas. Selain itu, usahakan tetap tidur cukup meskipun harus bangun lebih awal. Jika memungkinkan, tidur lebih cepat di malam hari agar tubuh mendapatkan waktu istirahat yang optimal. Kurang tidur adalah salah satu penyebab utama rasa ngantuk saat puasa di kantor. Bila jadwal memungkinkan, power nap selama 10–20 menit saat jam istirahat juga bisa membantu menyegarkan pikiran. Tidur singkat ini terbukti efektif meningkatkan fokus tanpa membuat tubuh terasa semakin lelah.

Gerakan Ringan Untuk Meningkatkan Energi

Selain mengatur pola makan dan tidur, Gerakan Ringan Untuk Meningkatkan Energi juga menjadi cara efektifnya. Duduk terlalu lama di depan komputer justru membuat tubuh semakin lemas dan pikiran sulit fokus. Transisi dari posisi duduk ke berdiri setiap satu atau dua jam sekali sangat di anjurkan. Anda bisa melakukan peregangan sederhana seperti memutar bahu, meregangkan tangan ke atas. Atau berjalan sebentar di sekitar ruangan kantor.

Gerakan ringan membantu melancarkan sirkulasi darah dan meningkatkan suplai oksigen ke otak. Hasilnya, tubuh terasa lebih segar meskipun sedang berpuasa. Bahkan, berjalan kaki singkat selama lima menit saja sudah cukup untuk memulihkan konsentrasi. Selain itu, mencuci muka dengan air dingin atau berwudhu juga dapat memberikan efek menyegarkan. Sensasi dingin membantu menguranginya dan membuat pikiran kembali fokus pada pekerjaan.

Kelola Ritme Kerja Dan Hindari Distraksi

Cara praktis lainnya untuk mengusirnya adalah dengan Kelola Ritme Kerja Dan Hindari Distraksi. Biasakan mengerjakan tugas-tugas berat di pagi hari saat energi masih relatif stabil. Sementara itu, pekerjaan ringan bisa dilakukan menjelang sore. Transisi pengelolaan waktu ini membantu menjaga produktivitas tetap optimal. Selain itu, hindari terlalu lama menatap layar tanpa jeda. Gunakan teknik seperti aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit melihat objek sejauh 20 kaki selama 20 detik untuk mengurangi kelelahan mata.

Mengatur pencahayaan ruangan juga berpengaruh besar. Ruangan yang terlalu redup cenderung membuat tubuh semakin mengantuk. Jika memungkinkan, duduklah di area yang memiliki pencahayaan cukup atau dekat dengan sumber cahaya alami. Tidak kalah penting, hindari distraksi seperti scrolling media sosial yang berlebihan. Aktivitas tersebut justru membuat otak semakin lelah dan mengurangi fokus kerja. Alih-alih segar, anda bisa merasa semakin mengantuk. Jadi itu dia cara-cara mengusirnya ketika puasa terkait Rasa Ngantuk.